Monitor
komputer adalah sebuah media output/ alat pengeluaran berbentuk gambar visual
yang berasal dari sinyal elektronik komputer. Karena merupakan media
visualisasi tampilan sistem operasi, penggunaan monitor pada komputer
atau laptop memiliki peranan yang sangat penting dalam menampilkan
pemrosesan data dan hasil dari pemrosesan tersebut.
Setiap
merek, tipe dan ukuran monitor memiliki resolusi yang berbeda-beda. Resolusi
monitor merujuk pada ukuran gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor
dan diukur dalam pixel, dan 1 pixel adalah satu titik pada layar monitor Anda.
Semakin tinggi resolusinya, makin tajam outputnya. Gambar yang baik
memungkinkan Anda menampilkan elemen lebih kecil pada layar monitor. Resolusi
dinyatakan dalam jumlah piksel, baik dalam arah horisontal dan vertikal seperti
800, X 600, 1024×768, dll
Sedangkan
untuk jenis-jenisnya, monitor dibagi menjadi beberapa jenis. kita
spesifikasikan LCD dan LED. bagaimana cara kerja dari 2 monitor ini, manakah
yang lebih baik. mari kita lihat bersama.

LCD
LCD
(Liquid Crystal Display) terdiri dari dua bagian utama. yaitu Backlight dan
kristal cair. Backlight sendiri adalah sumber cahaya LCD yang biasanya terdiri
dari 1 sampai 4 buah (berteknologi seperti) lampu neon. Lampu Backlight
ini berwarna putih. LCD bisa menampilkan banyak warna yang berasal dari kristal
cair. Kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan
dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda. Beberapa ratus cahaya
tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah
sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika
beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan. Dengan memberikan
tegangan listrik dengan nilai tertentu. Kristal cair dapat berubah sudutnya.
Dan karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight
maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna.
Kristal cair bekerja seperti tirai jendela. Jika ingin menampilkan warna putih
kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang
berwarna putih akan tampil di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam.
Kristal Cair akan menutup serapat-rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight
yang yang menembus (sehingga di layar akan tampil warna hitam). Jika ingin
menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.
Contrast
ratio Contrast Ratio adalah perbandingan tingkat terang (brightness) pada
posisi paling putih dan paling hitam. Pada waktu kristal cair menutup
serapat-rapatnya untuk menghasilkan warna hitam seharusnya tidak ada cahaya
backlight yang menembusnya. Namun kenyataannya masih ada cahaya backlight yang
bisa menembus kristal cair sehingga tidak bisa menampilkan warna hitam dengan
baik. Inilah salah satu kekurangan LCD. Jadi semakin besar Contrast Ratio maka
semakin bagus pula LCD dalam menampilkan warna. cara paling mudah untuk
mengetahui seberapa bagus Contrast Ratio LCD adalah dengan menampilkan warna hitam di layar. Jika warna hitam tersebut cenderung abu-abu maka masih ada sedikit cahaya backlight yang berhasil menembus kristal cair.
mengetahui seberapa bagus Contrast Ratio LCD adalah dengan menampilkan warna hitam di layar. Jika warna hitam tersebut cenderung abu-abu maka masih ada sedikit cahaya backlight yang berhasil menembus kristal cair.
Response
Time Kristal cair pada LCD bekerja dengan cara membuka dan menutup layaknya
tirai. Proses buka tutup ini berlangsung sangat cepat (mengikuti pergerakan
gambar di layar). Karena itulah ada istilah Response Time di LCD. Response Time
adalah waktu yang diperlukan untuk berubah dari posisi kristal cair tertutup
rapat (waktu menampilkan warna hitam) ke posisi kristal cair terbuka lebar
(waktu menampilkan warna putih). Jadi semakin cepat response time maka semakin
baik. Response Time yang lambat akan menimbulkan cacat gambar yang disebut
ghosting atau jejak gambar. Biasanya pada objek yang bergerak cepat dan
menimbulkan jejak gambar seperti beberapa bujur sangkar yang terlihat seperti
persegi.
Sudut
Pandang (Viewing Angle) Monitor LCD memiliki sudut pandang yang terbatas jika
dibandingkan dengan monitor CRT . Gambar objek pada monitor CRT bisa dilihat dengan jelas
dari sudut 180 derajat sekalipun. Namun tidak dengan monitor LCD. Jika
pandangan kita sedikit bergeser dari LCD maka gambar objek akan terlihat lebih
gelap atau lebih terang. Jika anda seorang yang butuh privasi maka hal ini
tidak menjadi masalah karena orang disamping anda tidak dapat melihat apa yang
ada di monitor anda dengan mudah. Akan tetapi jika anda ingin melihat film
bersama-sama dengan teman-teman tentu hal ini akan menjadi masalah.
LED (Light
emitting diodes)

LED
menggunakan cahaya pancaran diode (light emitting diode) sebagai sumber cahaya
televisi. LED menggunakan diode untuk membuat banyak vibrant dan image yang
berwarna-warni. Warna hitam akan menajadi benar-benar hitam, bukan hitam
abu-abu, dan warna Televisi LED memiliki kontras rasio 500,000:1, juga refresh
rate yang tinggi untuk membantu menonton acara yang penuh dengan gerakan
seperti olahraga dan film.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar