saya kebetulan bukan tipe maniak games, saya suka bermain game tapi bukan orang yang bisa menghabiskan waktunya berjam-jam atau bahkan berhari-hari dengan games. beberapa teman saya adalah gamers internasional yang dia bisa membeli apapun yang dia inginkan dengan hobinya itu, ada juga yang dia rela diputusin pacarnya demi memilih games, bahkan dia memilih tetap single demi setia dengan gamesnya itu. cukup menggelitik dan membuat orang menggeleng-gelengkan matanya.
tetapi tidak semua games itu berakibat buruk. seorang gamers itu memiliki nalar yang luar biasa bagus dibanding anak biasa, dia juga cepat tangkap. yang disesali adalah manusia yang katanya sih makhluk sosial jadi ternoda karenanya, mereka tidak lagi peduli dengan teman dan lingkungan serta membentuk diri menjadi egois dan masa bodo. game industry memang semakin menguasai pikiran hampir seluruh orang. mereka berhasil membuat pasaran untuk game masing-masing. pasaran anak-anak, remaja, dan dewasa. kemudian dia membagi lagi menjadi pasaran lelaki atau perempuan. jadi semua orang menikmati itu dan terlena dengan indahnya game. membuat lupa waktu, kewajiban, kehidupan, persahabatan, bahkan keluarga dan ibadah. kita sudah diseret ke alam maya itu dan susah untuk menghentikan keseruan di dalamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar