Disaat sang cinta hadir mendekap, satu yang ku tau pasti.
Aku dan dia hanya gumpalan daging yang hanya bisa memendam.
Aku sadar aku hanya bisa bermimpi, mungkin aku bisa menikmati.
Menikmati dalam mimpi.
Mimpi bagiku akhir-akhir ini terasa sangat indah, aku enggan membuka mata.
Disetiap ku sudah membuka mata hanya kesedihan dan ketakberdayaan yang ku dapat.
Disaat cinta tak bisa saling memiliki tetapi cinta terlalu memaksa dengan segala upaya.
Disaat cinta tau cinta tidak bisa bersama semakin asa ingin memiliki.
Begitulah cinta,
Cinta tapi beda.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar